5 Jam Terserat Arus, Warga Bolmong Ditemukan Tak Bernyawa

0
882
ilustrassi. (f:cdns.klimg.com)

Setelah pencarian selama kurang lebih 5 jam, Hajar Latama, pria berusia 32 tahun yang terseret arus sungai Nonapan, Kecamatan Piogar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis, (9/2) lalu.

Kejadian bermula saat korban yang kesehariannya berprofesi sebagai petani dan peternak sapi bermaksud  memindahkan hewan ternaknya yang berada di dekat muara sungai.

“Pada saat akan menyeberang sungai, korban yang pada saat itu bersama temannya  Dimas Adipati  (14 tahun) meminta agar temannya tersebut memindahkan hewan ternak karena kondisi korban yang memang sedang sakit,” kata sumber resmi.

Saat kembali, Dimas kaget karena korban sudah tidak berada di pinggir sungai dan hanya mendapati pakaian korban.

“Setelah menyadari temannya terseret arus, Dimas langsung meminta bantuan kepada masyarakat untuk mencari korban di muara sungai tempat lokasi hilangnya korban. Dengan Spontanitas warga langsung mencari korban dengan peralatan seadanya,” jelas sumber.

Sementara itu, Kepala Badan Penangulangan Daerah (BPBD) Kabutapen Bolaang Mongondow, Ir Channy Wayong membenarkan hal tersebut.

“BPBD Kab. Bolaang Mongondow setelah menerima informasi orang hanyut tersebut dan langsung merespon dengan menurunkan 2 personel untuk asesment awal ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Berkat kerjasama semua pihak termasuk keluarga korban, akhirnya korban ditemukan.

”Karena hari sudah malam dan tidak memungkinkan untuk dilakukan Operasi SAR, BPBD melalui Komandan TRC langsung berkoordinasi dengan  Polsek Poigar & Sangadi Nonapan untuk rencana Operasi SAR pada keesekon harinya mengingat PROTAP/SOP dalam Operasi SAR tidak dimungkinkan dilakukan pada malam hari karena berkaitan dengan Visual dan Keselamatan Personel TRC. Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Polsek Poigar, Personel TRC yang diturunkan dilokasi hanya bersifat memantau karena keluarga korban dan masyarakat tetap ngotot untuk melanjutkan pencarian korban,” ungkapnya.

Channy berharap keluarga korban diberikan ketabahan.

“Kerja keras keluarga korban dan masyarakat tepat pukul. 21.40 Wita akhirnya membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan dalam kondisi Meninggal Dunia, semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” tutupnya. (kbm/her)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.