Cegah Penyebaran DBD, Dinkes Boltim Lakukan Sosialisasi

0
960

Boltim, inatonreport.com- Serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mengakibatkan satu warga Desa Modayag Kecamatan Modayag meninggal dunia, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim terus berupaya melakukan pencegahan. Terlebih, memasuki musim penghujan seperti saat ini, penyakit mematikan tersebut akan sangat cepat menyebar.

Bersama Puskesmas Modayag serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Dinkes Boltim langsung turun ke lokasi kejadian.

Salah satu langkah antisipasi yang diambil Dinkes Boltim, yakni dengan menggelar penyuluhan bahayanya penyakit DBD, yang dilaksanakan di Desa Modayag Kecamatan Modayag dengan menggandeng media elektronik. Pemberian Kaporit, abatisasi serta melaksanakan pengasapan atau fogging,merupakan langkah kongkrit memutus mata rantai nyamuk penular DBD.

Kepala Dinkes Boltim, Eko R Marsidi SKM ME saat dimintai keterangan, mengimbau kepada masyarakat agar ekstra waspada dengan penykit DBD yang dapat menyerang siapa saja.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, penyakit DBD dapat dicegah dengan Gerakan 3 M Plus serta mengaktifkan kebiasaan membersihkan lingkungan.

Namun, jika ada warga yang telah terserang DBD, Eko menekankan agar segera diberikan pertolongan dengan membawa ke Puskesmas terdekat.

Sementara, Kepala Bidang P2P dan PL melalui Kepala Seksi Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Surveilans, Aviv M. Sangki SKep, MM, dilokasi sosialisasi menerangkan, agar masyarakat kembali aktif menggalakkan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Hal tersebut dinilai sangat efektif untuk mencegah penyebaran penyakit DBD.

Tak lupa, menjaga kebersihan lingkungan serta aktif melakukan pemberantasan saran nyamuk juga merupakan salah satu syarat penting agar masyarakat terhindar dari penyakit DBD.

*Abdyanto Mokodongan

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.