Harga Lapak Murah, Lokasi Senggol Habis Terisi

0
830

Kotamobagu, inatonreport.com – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM menyatakan lapak pasar senggol di Desa Poyowa Kecil habis terisi.

“Semua lapak full booking,” kata Aray saat mendapat peninjauan langsung Wakil Wali Kota Kotamobagu Drs Hi Jainudin Damopolii, Jumat (16/6) malam mini.

Dari 138 lapak yang disiapkan semuanya terisi hanya dalam waktu dua hari pendaftaran. Kesempatan ini, dimanfaatkan pedagang musiman yang setiap tahun menjadi langganan pasar senggol.

Pasalnya, Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan banyak kemudahan bagi pedagang. Untuk biaya lapak, pedagang hanya dibebankan Rp 130.000. Biaya tersebut merupakan biaya retribusi dan kebersihan. Sedangkan, kanopi dan lampu disiapkan pemerintah kota.

“Hal ini dilakukan pemerintah kota untuk membatu pedagang,” kata Syahrul Kepala Seksi Pasar, Kamis (15/6).

Ditambahkannya, bahkan untuk syarat pendaftaran pun sangat mudah. Pedagang hanya perlu memasukan Kartu Tanda Pengenal (KTP) serta membayar retribusi, ujarnya. Meski tempat disiapkan untuk pedagang lokal, namun tak menutup kemungkinan pedagang luar pun diberikan tempat.

“Kami sangat senang mendapat fasilitas tempat seperti ini,” kata salah satu pedagang yang telah mulai berjualan di lokasi pasar senggol Desa Poyowa Kecil. Ini disampaikannya, saat melakukan dialog dengan Wakil Wali Kota Kotamobagu Jainudin Damoplii, malam ini.

Yang menjadi sorotan Wawali, adalah ketidaksediaannya toilet. Akibatnya, pedagang harus mencari toilet yang cukup jauh dari lokasi.

Adapun kekurangan tempat bagi pedagang lain, menyebabkan pedagang berinisiatif membuka senggol lainnya, di Gogagoman. Alasannya sudah jelas, mereka tidak kebagian tempat. Sementara mereka juga berkeinginan yang sama untuk, mengais rejeki di momen Ramadhan tahun ini.

*Tim

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.