Babinsa dan Warga Bantu Bersihkan Puing Pasca Kebakaran di Desa Siniyung

0
707

Bolmong, Inatonreport.Com – Babinsa Koramil 1303-07/Dumoga, Sertu Patmon bersama dengan masyarakat membersihkan puing-puing pasca kebakaran, di Desa Siniyung Satu Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolmong,  Jumat (2/11/2018).

“Karya bakti yang kita lakukan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpati kepada korban yang terkena musibah kebakaran,” ujar Patmon.

Lebih lanjut Sertu Patmon menyampaikan, dengan adanya pembersihan puing-puing bekas kebakaran ini, masyarakat yang tempat tinggalnya menjadi korban musibah kebakaran merasa terbantu dan mereka dapat segera memperbaiki tempat tinggalnya kembali.

Sementara, Noldi Lokas, yang rumahnya terbakar mengaku senang atas kepedulian Babinsa dan warga atas  musibah yang menimpanya.

“Terima kasih pak Babinsa, atas bantuannya membersihkan puing-puing pasca kebakaran yang menimpa tempat tinggal kami,” Ujar Noldi Lokas.

Diketahui,  Sebuah kios milik Lumia Sitorus (53), warga Desa Siniyung Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) ludes terbakar, Rabu (31/10/2018) lalu.

Menurut keterangan Lumia, sekitar pukul 21.00 WITA, ia menutup warung usai berjualan. Setelah itu, Lumiamasuk ke dalam rumahnya yang letaknya di belakang warung berjarak sekitar 5 meter. Namun, 30 menit kemudian, suami korban, Noldi Lokasi (58), melihat dari jendela kamar, ada kobaran api yang berasal dari warung tersebut.

Melihat kejadian tersebut, keduanya langsung berteriak histeris keluar rumah untuk meminta pertolongan jika warung miliknya terbakar.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung memberikan pertolongan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena angin yang bertiup cukup kencang, membuat api dengan cepat semakin membesar sehingga langsung menghanguskan bangunan kios dua lantai yg berukuran 6 meter × 6 meter yang terbuat dari papan sehingga rata dengan tanah.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Lumia terpaksa kehilangan barang dagangannya berupa Pupuk, pestisida pertanian (Saprodi), sembako tabung LPG 3 kg, dengan taksiran kerugian ratusan juta rupiah.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara kebakaran tersebut disebabkan adanya konsleting arus listrik.

*Anto

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.