Pemkab Bolsel Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan

0
43

Bolsel, Inatonreport.Com – Asisten III (Administrasi Umum) Setda Kabupaten Bolsel, Rikson Paputungan, membuka pelatihan peningkatan kapasitas pemerintah daerah, dalam rangka pelaksanaan Kajian Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KKBKT) tingkat Lansekap, di Hotel Sutanraja Kotamobagu, selama tiga hari, mulai 4-6 Februari 2020.

Kegiatan yang diprakarsai Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Program, dan turut didukung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) ini dilaksanakan di Hotel Sutanraja Kotamobagu.

Rikson, menyampaikan, kegiatan ini sebagai dasar informasi perencanaan pembangunan wilayah yang berkelanjutan di Kabupaten Bolsel.

“Utamanya berkaitan dengan penataan ruang, yang menjamin daya dukung dan daya tampung wilayah bentang alam Kabupaten Bolsel. Sehingga, kajian nilai konservasi tinggi perlu dilakukan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proses penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) daerah, dan dapat menjadi acuan penting berbagai dokumen kebijakan serta rencana program Kabupaten Bolsel,” terang Rikson.

Rikson mengatakan, Pemkab Bolsel telah berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan dengan inisiatif yang tinggi, guna menjaga kelestarian lingkungan.

“Bentuk komitmen akan kelestarian lingkungan ini salah satunya dinyatakan dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor: 78 tahun 2018 tentang Penataan Kawasan Pengungsian Satwa dan Keputusan Bupati Nomor: 289 tahun 2019, tentang pembentukan Forum Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial Koridor Hidupan Liar Tanjung Binerean,” papar Rikson.

Sementara, Iwan Hunowu, mewakili Country Director WCS Indonesia Program mengatakan, inisiatif dan komitmen Pemkab Bolsel yang sangat tinggi akan pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungannya, kiranya dapat didorong bersama-sama oleh para pihak.

“WCS sebagai mitra pemerintah melihat bahwa, kajian kawasan dengan pendekatan KBKT ini dapat menjadi alat perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan pembangunan wilayah Lanskap Bolsel, yang menghasilkan keseimbangan pemanfaatan secara ekonomi, ekologi dan budaya berkelanjutan,” ujar Iwan.

*/HS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.