Bukan Bertemu Hantu, Pelaku “Uji Nyali” Eks RSUD Datoe Binangkang Terancam Terkena Penyakit

0
7018
Kondisi RSUD Datoe Binangkang saat ini pasca dikosongkan. (f:inatonreport.com/ridwan kalauw)

Kotamobagu-inatonreport.com-Beberapa orang yang nekat melakukan Aksi uji nyali atau yang sering disebut tes keberanian terhadap hantu, Kamis beberapa waktu lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang terancam terserang kuman penyakit.

Pasalnya, dengan kondisi bangunan yang sudah tak berpenghuni dan sudah tak terawat, besar kemungkinan telah menjadi sarang bagi ribuan jenis kuman yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Bukannya bertemu hantu, namun kuman yang menghampiri.

Seperti dikatakan, Assisten III Setda Kotamobagu, Adnan Massinae beberapa waktu lalu kepada inatonreport.com, bahwa pasca pindahnya RSUD Datoe Binangkang ke Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), bangunan tersebut sudah tak berpenghuni.

Dengan kondisi tersebut, besar kemungkinan kuman penyait maupun virus telah menjadi penghuni tetap di bangunan eks RSUD Datoe Binangkang. Belum lagi, logam berkarat maupun bekas alat medis jika terinjak bakal menyebabkan penyakit serius.

“Mungkin belum langsung terasa, tapi dalam waktu lama itu akan nampak. Belum lagi, ada paku atau barang-barang yang berbahaya ketika terinjak,” katanya.

Terpisah, Bian (28), salah satu warga Kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, kepada media ini, Minggu (29/1), menyesalkan tindakan beberapa oknum warga yang melakukan pelemparan gedung eks RSUD Datoe Binangkang karena dilarang masuk oleh penjaga rumah sakit.

“Menurut pa kita ada larang maso gedung dari itu gedung bukan tampa main-main, apa lagi mo cari hantu, (menurut saya, dilarangnya masuk ke gedung, karena penjaga tau jika bangunan itu bukan tempat bermain, apalagi mau cari hantu), ucapnya.

Terkait bangunan tersebut berhantu atau tidak, pasca kosongnya rumah sakit, selama ini belum ditemui laporan adanya warga yang melintas di jalan kompleks rumah sakit yang diganggu oleh penunggu gedung tersebut.

“Kita belum pernah dengar cirita kalo ada orang ba lewat di sekitar rumah sakit kong hantu ada ganggu. Alhamdulillah, kita lagi sering lewat mar aman-aman. Ya, intinya jangan ba ganggu hantu kalo nimau hantu mo ganggu, (Saya belum pernah dengan cerita jika orang yang lewat di jalan sekitar rumah sakit di ganggu hantu. Alhamdulillah, saya kalau malam sering lewat tapi tak ada gangguan dari mahluk halus. Ya intinya kalau tidak mau di ganggu hantu jangan mengganggu hantu),” pungkasnya.

*Heri Setiawan

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.