Kegiatan Pramuka Ponpes Assalam Manado di Boltim Resmi Ditutup

0
999
Penutupan pramuka di Boltim. (f:inatonreport.com/Abdyanto Mokodongan)

Boltim, inatonreport.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur ( Wabup Boltim), Drs Rusdi Gumalangit, menutup kegiatan perkemahan gabungan Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Manado di lapangan desa Motongkad‎, Jumat (27/1) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Gumalangit mengatakan, gerakan pramuka adalah pilihan tepat sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Dikatakannya, waktu terbatas pada sekolah formal tidak bisa mengcover siswa untuk mempelajari berbagai aspek moral dan etika serta keterampilan.

“Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, adik-adik perlu menambah dan meningkatkan wawasan serta pemahaman, antara lain dengan mengikuti pendidikan nilai-nilai melalui gerakan pramuka,” ujar Gumalangit saat ,

Gumalangit yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Boltim, mengajak para pembina pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah dalam percepatan pembentukan karakter kaum muda Indonesia.

“Tanpa bantuan bapak ibu semua, tidak mungkin revitalisasi gerakan pramuka dapat dilaksanakan,” ucapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Masri Hamza, mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan sebagai wadah silaturahmi. Sebab, selain kegiatan pramuka juga diisi dengan pelajaran keagamaan.

“Selain tadzkir akbar dan dzikir bersama masyarakat, dilaksanakan juga kegiatan kepramukaan berupa pengenalan sandi-sandi untuk hiking, pionering, semafor, tali temali, cerdas cermat ke pramukaan dan pelatihan menembak,” ujarnya.

Tak lupa, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikannya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim yang dinilai sangat antusias dan begitu banyak membantu pelaksanaan kegiatan sehingga dapat berjalan sukses‎.

“‎Pemkab Boltim sangat serius atau peduli dengan hal-hal berbau keagamaan.‎ Itu sangat sinkron dengan visi dan misi pondok pesantren Assalam. Itu juga mengapa Boltim terpilih sebagai lokasi pelaksanaan, karena Boltim masih memegang teguh nilai-nilai agama, nilai-nilai religi, adat istiadat dan moral,” terangnya.‎

Kegiatan penutupan pramuka ‎yang melibatkan siswa MI dan  MTs di Boltim tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan SKPD, Camat Motongkad, serta Sangadi se-Kecamatan Motongkad. ‎

*Abdyanto Mokodongan

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.