Peran Serta Babinsa Di Wilayah, Animo Pemuda Daftar TNI-AD Meningkat

0
125

B O L T I M – Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-03/Modayag Sertu Sutarno memberikan pelatihan kepada pemuda yang berkeinginan menjadi prajurit TNI AD Tahun 2021, Senin (05/07/2021).

Kegiatan pelatihan tersebut yang digelar di Makoramil setempat bertujuan untuk lebih meningkatkan animo dan minat para pemuda yang berminat masuk menjadi calon anggota Bintara TNI AD.

Antusias pemuda tampak terlihat bersemangat saat Sertu Sutarno memberikan pelatihan, karena disampaikan dengan penuh humor dan rileks. Terbukti mereka merespon dengan memberikan berbagai pertanyaan kepada Babinsa supaya bisa lulus untuk menjadi seorang prajurit.

Namun dengan bekal pengalaman dan yang telah dimiliki oleh Sertu Sutarno, dapat mempraktekan tehnik untuk Seleksi Kesegaran Jasmani yang benar berupa Lari, Sit-Up, Push Up, Shutle Run dan Lainnya.

Sertu Sutarno memberikan motivasi kepada para pemuda bahwa masuk sebagai anggota TNI-AD adalah hal yang mulia untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“TNI berasal dari Rakyat dan bertugas sebagai Pelindung Rakyat dan pengayom masyarakat juga harus mampu menjadi bagian dalam usaha-usaha mempelopori dan membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, sehingga TNI akan selamanya bersinergi dan Manunggal bersama Rakyat,” ujar Sertu Surarno.

Lanjutnya, “Adik-adik jangan ragu-ragu. Pastikan dan yakinkan masa depan kalian dengan mempersiapkan diri dari sekarang, adakan pembinaan fisik dan jaga kesehatan, belajar yang tekun agar lancar dalam pelaksanaan nantinya. Dalam pendaftaran calon prajurit TNI AD tidak dipungut biaya sepeserpun,” tegas Sertu Sutarno.

Sementara itu, ditempat terpisah Danramil 1303-03/Modayag Kapten Inf Muyassir SIP mengatakan, semua ini perintah dari Komando Atas untuk memberikan penugasan kepada para Babinsa sebagai Tim Sosialisasi Penerimaan calon prajurit TNI AD tahun 2021 di wilayah binaan.

“Ini kami lakukan secara langsung dengan mendatangi dan mengajak pemuda di wilayah binaannya,” ungkap Danramil.

Danramil menambahkan, sosialisasi dan pelatihan tersebut berhasil menarik minat para pemuda dalam kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan bagi pemuda tentang cara menjadi seorang prajurit TNI AD.

“Apabila dalam proses rekrutmen TNI ada oknum yang menjadi calo dan mengaku bisa meluluskan dan meminta sejumlah uang, segera lapor ke kami, itu adalah penipuan dan dapat dipidana. Karena masuk TNI khususnya TNI AD tidak dipungut biaya sama sekali,” tutur Danramil.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.