KOTAMOBAGU, Inatonreport.Com –
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Kotamobagu dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada sidang tahunan MPR.
Sidang tahunan bersama DPD dan DPR tahun 2025, sekaligus mendengarkan penyampaian keterangan presiden atas RUU APBN tahun anggaran 2026 beserta nota keuangan, Jumat (15/8/2025).
Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Kotamobagu melalui Virtual, itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Jusran D. Mokolanot didampingi Wakil Ketua Ahmad Sabir. Turut hadir Wawali Rendy Mangkat, Sekda Kotamobagu Sofyan Mokoginta, Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, camat, lurah dan sangadi.
Sidang tahunan ini diawali dengan doa oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., dilanjutkan sambutan Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani menegaskan pentingnya persatuan bangsa, penguatan Pancasila sebagai ideologi negara, serta tekad menjaga kedaulatan, kemandirian, dan budaya Indonesia di tengah dinamika global.
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidatonya menyampaikan penghormatan kepada para presiden dan wakil presiden terdahulu, serta para tokoh bangsa yang telah berkontribusi membangun Indonesia. Dia juga menekankan bahwa peringatan kemerdekaan adalah momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mengingatkan pentingnya gotong-royong dalam menghadapi tantangan masa depan.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraannya menyoroti capaian demokrasi Indonesia yang mampu melewati transisi kepemimpinan nasional dengan damai dan bermartabat.
Prabowo memaparkan arah kebijakan pembangunan tahun 2026, yang menitikberatkan pada pemerataan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, penguatan pertahanan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Paripurna yang diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan daerah ini menjadi bagian penting dari sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.
(*/Ridwan)