Penantian, Semua akan Terjawab Pada Waktunya

0
1088
@bp.blogspot.com

BANYAK yang  mengatakan, pekerjaan yang paling membosankan adalan penantian. Terlebih jika membahas tentang jodoh. Dibenak, terlintas dua opsi, apakah dia datang atau tidak.

Kadang, pertanyaan dalam hati sering muncul. “Kapan aku bisa bertemu dengan jodohku.”

Menanti dan menunggu datangnya jodoh memang menghadirkan rasa sakit dan perih di hati. Ketika di usia yang sudah tidak muda lagi, kamu masih menjomblo. Sementara, kawan sejawat sudah memiliki pendamping hidup bahkan sudah memiliki momongan. Di situ kadang perasaan jadi tak karuan. Ada rasa galau, gundah, dan juga perasaan cemas, “Apakah aku bakal hidup sebatang kara sampai tua?”

Menikah Bukan Soal Siapa Cepat Dia Dapat

Perasaan berkecamuk, sedih, iri, mungkin frustasi ketika melihat yang lain sudah menikah dan bahagia dengan kehidupan barunya. Sedangkan kamu masih saja sibuk dengan urusan ini itu dalam kesendirian.

Tapi menikah bukanlah sebuah perlombaan. Bukan urusan siapa cepat, dia dapat. Semua hanya persoalan waktu yang tepat untuk setiap orang yang sudah siap mengambil sikap.

Terburu-Buru Bisa Menorehkan Luka Baru

Tuhan sudah menentukan jodoh untuk hamba-Nya. Waktu pertemuan, siapa jodohnya dan perjumpaannya pun ada saatnya sendiri. Jika saat ini kamu sedang memperjuangkan cintamu, bersabarlah. Tak ada penantian yang sia-sia, semua hal memiliki jawabannya sendiri di saat yang paling tepat, di waktu yang sempurna.

Teruslah Perbaiki Diri, Jodoh adalah Cerminan Diri

Teruslah perbaiki diri dan mintalah yang terbaik dari-Nya. Jodohmu adalah cerminan dirimu. Ketika sekarang kamu sedang memperbaiki diri, percayalah dia juga sedang memperbaiki dirinya. Nanti ketika kalian berdua sudah sama-sama siap, tinggal tunggu waktu untuk mempertemukan kalian berdua. Selama dalam penantian kamu berproses untuk terus memperbaiki diri, akhir cerita indah akan menyambutmu nantinya.

Seperti banyak orang berkata, orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik pula. Maka, perbaiki diri adalah salah satu cara bertawakal untuk mendapatkan jodoh yang baik.

Penantian, Bukan Perenggut Hak untuk Berbahagia

Di suatu masa, mungkin kamu dan dia berjodoh bukan untuk jadi sepasang kekasih, tapi berjodoh sebagai orang yang saling berbagi kebahagiaan.

Urusan jodoh tentu menjadi persoalan yang sangat penting bagi semua orang khususnya para jomblo. Tiap orang pasti ingin dapat jodoh yang terbaik. Hanya saja, jangan sampai lupa, kamu tetap perlu dan berhak bahagia dalam penantianmu. (H.Setiawan)

Sumber : vemale.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.