Sehan Desak Rasionalisasi APBD untuk Tangani Corona

0
18

Boltim, Inatonreport.Com – Bupati kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar memandu rapat dengan Satgas untuk menghalangi penyebaran Covid-19, di ruang rapat Sekertaris Daerah (Sekda), Jumat (27/3/2020) lalu.

Sehan Landjar, instruksikan kepada satgas melalui wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit dan Sekda Dr. Sonny Warroka untuk mempercepat rasionalisasi anggaran pada APBD tahun 2020, ini untuk penanganan pengekangan penyebaran Corona virus disease 19 (Covid-19).

“Hitung anggaran operasional, anggaran untuk kebutuhan pokok yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak akibat pantangan keluar rumah sehingga aktifitas ekonomi terhenti, dan validasi data terhadap kurang lebih 10.000 KK agar tepat sasaran,” tutur Landjar.

Orang nomor satu Boltim ini juga sampaikan, “jangan sampai ada jatuh korban masyarakat Boltim akibat semerbak virus ini, oleh sebab itu saya minta mari kita serius dalam pembenahan pengawasan baik pemerintah daerah, camat, sangadi dan lebih penting masyarakat agar jangan masa bodoh dan menganggap remeh persoalan ini,” pinta Landjar.

Di tempat itu juga Sehan Landjar berterimakasih kepada wakil bupati, sekda, asisten, kepala OPD camat dan sangadi yang telah berbuat melalui edukasi dan sosialisasi terkait penangkalan dan penanganan.

Bupati juga mengingatkan, “sekarang ini masih ada kecamatan dan desa yang belum optimal dalam sosialisasi sehinggah masyarakat masih banyak yang berkumpul berombongan tidak menjaga jarak, tidak ada pelindung diri seperti masker, sarana cuci tangan.

“Ini tidak boleh dibiarkan sangadi harus berperan memberikan penjelasan melalui pengeras suara di kantor desa, balai desa bahkan keliling kampung,” tegas orang nomor satu boltim.

Dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Boltim melalui ketua, Fuad Landjar, akan melakukan rasionalisasi perjalanan dinas mereka yang nantinya diperuntukan pada penangkalan penyebaran Covid-19 yang sekarang lagi berkecamuk di indonesia, terlebih khusus mencegah agar virus yang berbahaya ini tidak merebak di Bolaang Mongondow Timur, (Boltim).

“Ini adalah wujud keprihatinan dari ketua, wakil ketua dan seluruh anggota DPRD Boltim,” pungkasnya.

*

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.