Ketua DPD RI ke Kotamobagu, Bahas Pemekaran

0
41

Kotamobagu, Inatonreport.Com – Walikota Kotamobagu, Tatong Bara, dan Wawali Nayodo Koerniawan, menyambut kunjungan kerja Ketua DPD RI, Lanyalla Mahmud Mattalitti, berserta anggota.

Lanyalla beserta rombongan disambut dengan pengalungan syal batik sikayu dan Tari Kabela.

Tatong, mengatakan, Bolaang Mongondow mekar menjadi 5 daerah yakni Kotamobagu sendiri waktu itu sebagai ibu kota, kemudian Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, dan Bolaang Mongondow Utara.

“Pokok tujuannya adalah bagaimana Bolaang Mongondow Raya ini menjadi provinsi dan ini menjadi spirit perjuangan termasuk sesepuh kami,” ujar Tatong.

Luas Kotamobagu hanya 68 km2, memiliki 4 kecamatan, 15 desa dan 18 kelurahan, dengan jumlah penduduk 127000.

“Kotamobagu mekar pada tahun 2014 tentunya sangat tidak mudah tetapi Kotamobagu dimandatkan oleh empat kabupaten untuk menjadi ibukota calon provinsi BMR,” tambah Tatong.

Tatong msengaku, Kotamobagu terdiri dari berbagai etnis, agama, suku dan ras tetapi hidup rukun dan damai.

“Kami punya slogan mototompiaan mototabian mototanoban yang artinya baku-baku sayang, baku-baku ingat, baku-baku baik. Dan ini menjadi filosofi,” ungkap Tatong.

Untuk pemekaran, Tatong, menitipkan semangat dan perjuangan kepada anggota DPD RI yang hari ini sudah rela tiba di Kota Kotamobagu.

“Kami titipkan untuk diperjuangkan di DPD RI. Insyaallah kehadiran kita pada malam hari ini bersama dengan DPD RI kita iringi dengan doa mudah-mudahan cita-cita besar masyarakat yakni Provinsi BMR akan terwujud,” harap Tatong.

Sementara, Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan, akan mengawal terbentuknya Provinsi BMR.

“Aspirasi sudah kami terima dan akan kami kawal hingga BMR akang menjadi provinsi. Karena kebetulan yang mendampingi saya ada beberapa anggota yang datang memang menangani dan perluasan wilayah dan pemekaran,” ujar Lanyalla.

*Adve/Nux

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.