Minim Lapangan Kerja, Tingkat Pengangguran Naik

Kotamobagu, inatonreport.com – Kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja sangat tinggi. Sayangnya lapangan kerja yang tersedia di Kota Kotamobagu di sektor formal masih sangatlah minim. Alih-alih pilihan jatuh pada sektor informal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2014 angkatan kerja di Kotamobagu sebesar 51.181 orang meningkat menjadi 55.380 orang pada 2015. Dari jumlah tersebut tercatat pada tahun 2015 ada 5.632 orang menganggur. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya 4.614 orang. Hanya dalam setahun, Kota Kotamobagu ketambahan 1.018 orang yang menganggur.

Padahal bonus demografi telah dicapai Kota Kotamobagu sejak 2010. Menurut kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Aljufry Ngandu, bonus demografi jika mampu dimanfaatkan dengan baik akan menjadi keuntungan besar.

“Terutama dalam hal tenaga kerja,” katanya kemarin.

Adapun banyaknya pengangguran di Kotamobagu, disebabkan minimnya lapangan kerja, sekaligus kurangnya ketrampilan angkatan kerja.

“Banyak tenaga kerja kita terutama yang muda, tidak memiliki skil,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kotamobagu, kata Hidayat Mokoginta, Selasa (12/9).

Menyikapi hal itu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kotamobagu beberapa kali melaksanakan pelatihan ketrampilan.

“Ini dilakukan agar mereka bisa dibekali ketrampilan,” katanya.

Dengan adanya ketrampilan, Ia berharap mereka mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Diakuinya, hingga saat ini lapangan kerja yang paling banyak menyerap tenaga kerja hanyalah menjadi sopir bentor. Selebihnya menjadi pekerja serabutan.

*Ridwan Kalaw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.