Helikopter yang Ditumpangi Tim Jokowi Jatuh, Ditemukan Kardus Berisi Uang adalah Hoax

0
587

Warganet, terutama di media sosial, ramai membahas mengenai sebuah foto yang menampilkan helikopter jatuh, namun dinarasikan bahwa helikopter itu mengangkut uang yang akan digunakan untuk politik uang.

Sebuah foto yang tersebar menampilkan helikopter berwarna biru yang jatuh, lengkap dengan temuan boks berisi sejumlah uang pecahan Rp 100.000. Foto ini banyak beredar di media sosial Facebook pada Minggu (17/3/2019).

Dalam unggahan itu, disebutkan juga bahwa helikopter tersebut mengangkut anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Namun, pernyataan dalam unggahan itu dibantah TKN Jokowi-Ma’ruf.

Narasi yang beredar:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, foto ini diunggah oleh salah satu pengguna Facebook pada Minggu (17/3/2019). Unggahan itu berisi empat foto dengan tampilan berbeda. Foto utama menampilkan kondisi helikopter berwarna biru yang jatuh.

Terlihat juga bahwa beberapa warga tengah melakukan evakuasi helikopter. Sementara, foto-foto lainnya menampilkan lembaran-lembaran uang kertas pecahan Rp 100.000 di dalam dus. Tak hanya itu, pengunggah juga menuliskan caption atas adanya uang di dalam dus.

Narasi yang digunakan seolah-olah uang itu diangkut oleh helikopter yang ditumpangi TKN Jokowi-Ma’ruf, dan akan digunakan untuk politik uang.

“Helikopter TKN 01 jatuh,, banyak duit di dus,, hayoooooo,,, ketahuannnnn,,,,” tulis pengunggah di foto tersebut.

Hingga kini, unggahan tersebut telah direspons sebanyak lebih dari 1.700 kali dan telah dibagikan lebih dari 2.900 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Penelusuran Kompas.com:

Kompas.com mencari tahu mengenai kebenaran dalam foto, apakah benar helikopter yang jatuh ini ditumpangi anggota TKN Jokowi Ma’ruf, juga adanya lembaran uang pecahan Rp 100.000 di dalam dus.

Namun, saat ditelusuri diketahui bahwa foto helikopter yang jatuh itu merupakan foto dari helikopter BO-105 PKEAH yang jatuh di Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 16 Maret 2019.

ika disandingkan, maka akan terlihat bahwa angle pesawat jatuh dan retakan baling-baling memilliki kesamaan. Begitu juga dengan hutan bambu yang menjadi lokasi jatuhnya pesawat.

Namun, tidak terlihat foto orang yang menggunakan baju putih dengan logo 01 atau masyarakat yang berkerumun dalam foto helikopter jatuh di Tasikmalaya. Ada kemungkinan bahwa foto di sebelah kanan merupakan editan.


Perbandingan foto jatuhnya pesawat di Tasikmalaya dengan foto yang diduga ada seorang TKN dalam pesawat itu.(Facebook dan Dokumentasi Kantor SAR Jawa Barat), Kompas.com

Kemudian, Kompas.com menelusuri Badan SAR Nasional yang menangani jatuhnya helikopter. Menurut Basarnas, tidak ada uang dalam helikopter itu. “Nihil. Tim SAR Bandung tidak menemukan uang dalam dus,” ujar Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (28/3/2019).

Joshua mengungkapkan bahwa tim SAR Bandung saat itu hanya fokus pada proses evakuasi.

Tanggapan TKN Kompas.com juga meminta klarifikasi kepada pihak TKN Jokowi-Ma’ruf, yang membantah unggahan dalam medsos itu.

“Itu hoaks. Saya tidak tahu siapa mereka (korban),” ujar Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (29/3/2019).

“Kalau dari wajahnya, saya tidak mengenal. Kalau dia TKN, wajah seperti itu enggak ada setahu saya,” tambah dia.

Selain itu, Usman juga mengatakan bahwa ada kejanggalan pada foto yang tersebar di media sosial Facebook. Menurut dia, pada foto kanan terlihat seorang pria memakai baju putih dengan logo 01 di dada.

Namunm di foto lainnya laki-laki berbaju putih itu tengah terluka dan tidak ada logo 01 di bajunya.

“Kan korbannya luka berat dan luka ringan, kok kayaknya orang ada di depan helikopter itu sehat walafiat, padahal habis jatuh dari helikopter,” ujar Usman. Ia juga menilai bahwa foto yang tersebar ini bisa saja telah di-crop dan digabungkan dengan foto yang telah diedit.

*kompas.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.