Boltim Evaluasi Penggunaan ADD

0
966
Pemkab Boltim, Kamis (05/01), menggelar evaluasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2016 di Aula Lantai III Kantor Bupati Boltim. (f:inatonreport.com/Anto)

Tutuyan, inatonreport.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur ( Pemkab Boltim), Kamis (05/01), menggelar evaluasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2016 di Aula Lantai III Kantor Bupati Boltim.

Dalam pertemuan yang dibuka langsung oleh Bupati Sehan Landjar SH, tersebut, menghadirkan seluruh Jajaran Satuan Perangkat Pemerintah Desa, hingga para pendamping lokal di masing-masing Desa.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Boltim, Sehan Landjar SH, ditegaskan kepada seluruh Kepala Desa harus pro aktif dalam hal kebijakan dan pengawasan realisasi ADD.

Pasalnya, alokasi dana desa merupakan program pemerintah pusat guna menunjang pembangunan desa. Sehingga dalam pelaporan realisasi dan serapan anggaran tersebut sangat ketat dan peruntukannya juga harus sesuai peraturan yang berlaku.

“Saya memberi apresiasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan panitia pelaksana, karena sudah berinisiatif melakukan pertemuan dalam rangka evaluasi seperti ini. Kegiatan seperti ini sangat penting bagi kita terutama para pelaksana di tingkat Desa,” kata Bupati.

Bupati mengimbau kepada Sangadi (Kepala Desa) untuk tidak melakukan perombakan struktur aparat desa. Sebab, untuk pembuatan laporan hasil kegiatan dengan menggunakan ADD masih merupakan tanggung jawab perangkat desa yang lama.

“Saya mendapat laporan ada salah satu Sangadi yang mengganti Sekdesnya. Itu membuat saya marah karena akan berdampak buruk pada laporan kegiatan ADD tahun sebelumnya. Tentunya semua itu yang lebih tau adalah perangkat yang lama. Sehingga, saya menginstruksikan kepada Sekdes tersebut untuk tetap bertugas seperti biasa,” tegas Bupati.

Selain membahas evaluasi penggunaan ADD, Pemkab Boltim juga sekaligus membahas rencana kerja penggunaan ADD tahun 2017. Diketahui, untuk tahun 2017 ini, Pemkab Boltim menikmati ADD sebesar Rp73 miliar dibandingkan tahun 2016 lalu sebesar Rp65 miliar.

“Saya mengharapkan kepada seluruh Sangadi dan perangkat lainnya untuk terus berinovasi dalam menciptakan suatu program pembangunan desa yang cemerlang, tepat sasaran serta memiliki manfaat yang menyentuh langsung ke masyarakat,” harapnya.

Dengan anggaran yang begitu besar, Bupati mengingatkan agar dalam penggunaan ADD, pemerintah desa mengutamakan transparasi dalam mengelola anggaran, agar dalam pembangunan dan pertanggungjawaban berjalan lancar.

“Saya berharap penuh agar di Boltim tidak akan ada masalah dalam hal pengelolaan ADD ini, dan setiap saat saya akan terus memonitor semua permasalahan dan perkembangan yang ada di tingkat desa,” pungkas Eyang sapaan akrab Bupati. Anto

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.